Kamis, 24 Agustus 2017

TipsBisnis: Memulai Bisnis Kecil

Siapa pun bisa memulai bisnis. Tapi untuk memulai bisnis yang berhasil dan terus berkembang tidak semudah itu. Ada lima sumber yang dibutuhkan untuk memulai bisnis yang memiliki daya tahan. Untuk memulai usaha start up menjadi bisnis yang sukses, Anda harus:

Sepenuhnya komit

Pengusaha sukses adalah orang-orang yang sepenuhnya berkomitmen terhadap usaha bisnis mereka. Anda harus siap untuk menaruh hati dan jiwa Anda ke dalam apa yang Anda lakukan, dan Anda harus benar-benar percaya pada produk atau layanan Anda, dan bersiaplah untuk bekerja berjam-jam agar orang lain percaya pada produk atau layanan Anda juga.



Jadilah “Tipe D”

Tapi hanya bisa membuat komitmen tidak secara otomatis mengarah pada kesuksesan bisnis. Orang-orang mengikatkan diri pada segala hal; Penyebab, hobi, orang lain. Jika Anda ingin mencapai tujuan bisnis Anda dan memulai bisnis yang akan Anda hadapi, Anda juga harus menjadi orang “Tipe D”; seseorang yang memiliki keinginan ditambah dengan dorongan, dengan disiplin dan tekad yang kuat.

Anda harus tidak hanya memiliki ide bisnis, tapi juga bisa mengeksekusinya. Orang-orang bisnis yang sukses; Hambatan adalah rintangan sementara untuk bekerja di sekitar.

Mereka mungkin mengambil “Tidak” untuk sebuah jawaban, tapi hanya selama mereka membutuhkannya untuk membingkai kembali pertanyaan dari sudut lain dan bertanya lagi.

Dan Anda memerlukan kedisiplinan dan tekad karena sifat-sifat inilah yang memberikan orang sukses kepada bisnis yang sukses untuk menindaklanjuti gagasan bisnis mereka, dan menghadapi badai dan ketenangan iklim ekonomi.

Pikirkan Anda memiliki sumber daya pribadi yang dibutuhkan untuk sukses dalam bisnis? Cobalah Wirausaha Mandiri ini dan berpikir untuk memulai bisnis kecil?

Demikian semoga bermanfaat.
Share:

Apa Arti hidup Anda?


Apapun yang terjadi dalam Hidup Anda tidak akan ada Artinya sampai Anda sendiri yang memberikan Arti.

Ditolak atau diterima, dua pilihan yang yang terkadang membuat kita gelisah dalam setiap hal, misalnya
pedagang. akankah diterima/ laku produk atau jasanya atau bahkan ditolak/ tidak laku produk atau jasanya.

Namun jika Anda ditolak, seperti yang dijelaskan di atas adalah Anda harus berusaha terus dan Anda harus membuktikan bahwa Anda akan SUKSES. Dan Anda juga harus mempunyai dendam – dendam positif ataupun hal – hal yang Anda harus buktikan.

Dendam di sini adalah bukan dendam untuk mengalahkan orang lain, tapi ini bertujuan untuk mengalahkan diri Anda sendiri agar menjadi lebih baik dari orang lain. Tapi ingat, sekali lagi ini bukan untuk bertujuan mengalahkan orang lain.

Karena dengan Anda bertujuan mengalahkan orang lain, maka bisanya Anda akan melukai orang lain tersebut. Namun lain halnya jika Anda sibuk membuat nilai tambah, maka Anda akan menang tanpa mengalahkan ( Ini memang orangnya benar- benar KALAH ) tanpa Anda harus merendahkan orang lain tersebut.

Semoga bemanfaat
Share:

Selasa, 22 Agustus 2017

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal


Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

*) Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

*) Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

*) Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

*) Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


*) Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

*) Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !

demikian, semoga bermanfaat.


( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)
Share:

Jumat, 18 Agustus 2017

Tips Keuangan: Tips Pulih Dari Kemunduran Keuangan Pribadi


Kemunduran keuangan pasti terjadi, dan jika Anda mendapati diri Anda berurusan dengan PHK, biaya pengobatan tinggi, atau kemunduran lain, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk memulai pemulihan.

Menilai situasi pribadi Anda

Pertama, kaji situasi sehingga Anda tahu persis apa yang sedang Anda hadapi. Apakah ini kemunduran satu kali, atau masalah yang sedang berlangsung? Apakah itu bersifat sementara atau permanen? Tau persis berapa banyak uang yang Anda butuhkan, dan berapa banyak yang Anda miliki.



Menganalisis sumber keuangan yang tersedia

Tentukan sumber daya apa yang tersedia untuk Anda, baik dari rekening Anda sendiri maupun asuransi. Jika Anda menghadapi tagihan medis, sudahkah Anda memastikan semuanya telah ditangani secara tepat oleh asuransi? Jika Anda dipecat, lihatlah Undang-Undang Rekonsiliasi Anggaran Omnibus Konsolidasi (COBRA) memperluas cakupan asuransi kesehatan, serta asuransi pengangguran. Apakah Anda memiliki dana darurat? Jika demikian, ini mungkin saat yang tepat untuk mulai menggunakannya.

Selanjutnya: Tetapkan Prioritas Keuangan

Demikian semoga bermanfaat.
Share:

Mengatasi Takut dan Trauma


Bagaimana caranya kita menyembuhkan diri segala macam trauma ataupun masalah-masalah yang negatif. Ini sangat mengganggu kehidupan Anda karena Anda diliputi oleh perasaan gelisah dan takut karena trauma yang Anda alami. Trauma akan suatu hal dan trauma kejadian yang pernah menimpahnya dan bagaimana mengobati trauma yang atau masalah-masalah negatif, yaitu :

  •     Anda harus waspada
  •     Anda harus waspada agar kejadian yang dulu tidak terjadi lagi
  •     Anda harus mulai mengerti
  •     Harus mengerti bahawa itu masa lalu, dan berpikir bagaimana caranya agar tidak terulang lagi dikemudian hari.
  •     Anda harus disassociated yaitu merubah
  •     Merubah keyakinan Anda sehingga pikiran Anda akan terbuka.
  •     Deklarasi
    Dengan Anda bertekad bahwa ini dan melakukan deklarasi kerpada diri sendiri sehingga perlahan trauma tadi akan hilang, misalnya ” mulai hari ini saya tahu bahwa saya orang yang kuat …. (terserah Anda, kata-kata positif yang membuat Anda semangat)… “

Sekian tentang cara mengatasi rasa takut atau trauma.
Semoga bermanfaat
Share:

3 Sikap Hidup Dalam Menghadapi Situasi

Ketika sedang menghadapi sebuah situasi ada macam – macam sikap yang ditunjukan. Berikut Sikap – sikap dalam menyikapi situasi dalam hidup :



1. Pasif. Menghindari. Tidak berani mengutarakan perasaan. Cenderung orangnya Diam. Dilupakan.
2. Agresif. Menyerang. Berani mengatakan perasaan dg keras. Cenderung tidak disukai.

Ternyata ada satu sikap lagi yaitu ASERTIF.

Asertif merupakan sikap dan tindakan diantara pasif dan agresif.

Berani mengutarakan perasaan dg sopan santun tidak membuat orang merasa diserang.
1. Pakai prinsip 3 T. Timing, Tempat, dan Teknik ngomongnya.
Bila memuji didepan umum plus secara pribadi. Bila mengritik/mencari penjelasan hal sensitif dilakukan secara MONO, atau secara pribadi.

2. Pakai Bahasa Saya.
Kita tidak menyerang dg kata2 Lha Kamu.. kamu… kamu, Melainkan pakai bahasa “Saya…”. Misal : Saya merasa kamu tidak suka bila saya muncul di WA grup. Apakah benar? Atau hanya perasaan saya.

3. Negatif Inquiry.
Menanyakan yang lebih spesifik ketika orang memberi pernyataan negatif yang umum.
Misal : ada yang bilang “Kamu ini membosankan”. Maka kita tanyakan : “Boleh tahu waktu saya melakukan apa tepatnya sehingga terkesan membosankan? Karena saya orang yang terbuka dan mau maju!”

4. Negatif Asertion.
Menyetujui kritiknya tapi tidak mengabulkan tuntutannya. Misal “Kamu salah ngomong tersebut, maka kamu harus keluar dari WA grup”. Maka jawabannya “Betul saya salah ngomong itu, untuk itu saya minta maaf” dan tetap saja dalam grup WA.

5. Limited truth.
Kita akui bahwa yg dikritik benar. Namun hanya sebagian. Misal “Semua lukisan di Musium ini jelek”. Maka kita menjawab “Pasti ada yang jelek, namun bukan semua jeleklah”.

6. Metode Broken Record.
Seperti CD rusak yang muter balik lagi ke lagu yg sama lagi dan lagi. Persistent. Memahami masalahnya namun tetap ngotot terhadap hal yg kita inginkan. Ganti cara, cari data baru dll, namun tetap ngotot.

Semoga bermanfaat.
Share: