Jumat, 18 Agustus 2017

3 Sikap Hidup Dalam Menghadapi Situasi

Ketika sedang menghadapi sebuah situasi ada macam – macam sikap yang ditunjukan. Berikut Sikap – sikap dalam menyikapi situasi dalam hidup :



1. Pasif. Menghindari. Tidak berani mengutarakan perasaan. Cenderung orangnya Diam. Dilupakan.
2. Agresif. Menyerang. Berani mengatakan perasaan dg keras. Cenderung tidak disukai.

Ternyata ada satu sikap lagi yaitu ASERTIF.

Asertif merupakan sikap dan tindakan diantara pasif dan agresif.

Berani mengutarakan perasaan dg sopan santun tidak membuat orang merasa diserang.
1. Pakai prinsip 3 T. Timing, Tempat, dan Teknik ngomongnya.
Bila memuji didepan umum plus secara pribadi. Bila mengritik/mencari penjelasan hal sensitif dilakukan secara MONO, atau secara pribadi.

2. Pakai Bahasa Saya.
Kita tidak menyerang dg kata2 Lha Kamu.. kamu… kamu, Melainkan pakai bahasa “Saya…”. Misal : Saya merasa kamu tidak suka bila saya muncul di WA grup. Apakah benar? Atau hanya perasaan saya.

3. Negatif Inquiry.
Menanyakan yang lebih spesifik ketika orang memberi pernyataan negatif yang umum.
Misal : ada yang bilang “Kamu ini membosankan”. Maka kita tanyakan : “Boleh tahu waktu saya melakukan apa tepatnya sehingga terkesan membosankan? Karena saya orang yang terbuka dan mau maju!”

4. Negatif Asertion.
Menyetujui kritiknya tapi tidak mengabulkan tuntutannya. Misal “Kamu salah ngomong tersebut, maka kamu harus keluar dari WA grup”. Maka jawabannya “Betul saya salah ngomong itu, untuk itu saya minta maaf” dan tetap saja dalam grup WA.

5. Limited truth.
Kita akui bahwa yg dikritik benar. Namun hanya sebagian. Misal “Semua lukisan di Musium ini jelek”. Maka kita menjawab “Pasti ada yang jelek, namun bukan semua jeleklah”.

6. Metode Broken Record.
Seperti CD rusak yang muter balik lagi ke lagu yg sama lagi dan lagi. Persistent. Memahami masalahnya namun tetap ngotot terhadap hal yg kita inginkan. Ganti cara, cari data baru dll, namun tetap ngotot.

Semoga bermanfaat.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar